Akhirnya Sarjana juga

Hari Minggu kemarin adalah salah satu hari bersejarah dalam hidupku, yang merupakan satu penghargaan atas usahaku selama ini.

Hari sabtu dan minggu yang seharusnya merupakan hari keluarga aku korbankan untuk berkuliah lagi di Banisaleh dalam menempuh gelar Sarjana. Ya, suatu jenjang yang aku impikan untuk aku raih sejak lama. Suatu jenjang yang aku harap bisa membuat kedua orang tuaku bangga kepadaku.

Melanjutkan kuliah di kelas khusus memang takpernah terpikirkan sebelumnya. Hal itu terjadi atas motivasi dari Boss Win yang kemudian dengan kebaikannya ia mau merogoh kocek untuk menyekolahkan anak buahnya yang bodoh ini.

Begitu banyak masukan yang didapat selama di kelas khusus, terutama dari teman-teman “nyeleneh” yang seringkali berfikir “out of the box” dan justru atas pemikiran itulah aku bisa menjalani Sidang Tugas Akhir dengan sangat lancar dan membuat mahasiswa lain yang kebetulan memperhatikan sidangku menjadi iri karena para dosen pembimbing tampak begitu paham dan setuju dengan sistem rancanganku ini serta tidak melakukan revisi pada sistem melainkan hanya revisi penulisan di beberapa halaman gambar saja.

Terima Kasih buat semua orang yang yang telah membantuku melalui masa-masa perjuangan yang melelahkan.

Boss Win, Thx for your support. atas wejangan dan teladan yang diberikan selama ini semoga selanjutnya saya bisa memberi kontribusi yang lebih banyak lagi.

Mas Gatot, the cool guy yang banyak ilmu tapi tidak sombong dan selalu share bila diperlukan, makasih banyak atas segala masukan dan bimbingannya.

Pak Wawan dan Pak Yudho, Pembimbing skripsi yang ramah dan selalu memberikan kritik dan masukan yang berharga pada skripsi saya.

Dan yang tidak terlupakan, teman-teman SI kelas khusus Banisaleh yang hebat-hebat tur nyeleneh, Bang Dani Bacok, Mas Heru Poligami trisulaswanto, Rusli ATM, Oktur, Mbah Damir, Kang Iwan, Bang Ade Martin, Mas Yunus joko yang sudah tidak joko, Ade, Aie, Arie, Jeng Retno, Jawir Simanjuntak, Mas Dian Parfum haryono. Kalian adalah teman-teman yang akan selalu dikenang dalam hidupku.

Yang terakhir dan paling utama, untuk istri tercinta semoga hal ini bisa menjadi kado buat si kecil yang kita rindukan kedatangannya.

Semoga masa depan berpihak pada kita.

Advertisements

3 Responses to “Akhirnya Sarjana juga”

  1. Assalamualaikum..

    subhanallah akh.. selamt yach atas perjuangan sehingga bisa mencapai apa yang di inginkan.syukur Alhamdulillah..

    InsyaAllah ane jadi termotivasi nich..

  2. Ass. Iya nih, mo kejar ahh… capeee deh :-D. Selamat to mas ryan… Salam.

  3. Waow loved reading your blogpost. I submitted your feed to my reader!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: