Mahalnya sebuah lamunan

Jumat 8 Sept 2006, hari yang indah seperti hari-hari sebelumnya. berangkat dari rumah diiringi lambaian tangan istri tercinta seraya mengucapkan basmallah agar hari ini tercatat sebagai ibadah.

Perjalanan diatas motorpun seperti biasanya, tidak terlalu macet dan tidak terlalu bising. hal itu yang membuai angan-anganku ke awan, membayangkan hari esok yang ditunggu-tunggu untuk Sidang Skripsi jenjang S1 ku di BaniSaleh.

Membayangkan pertanyaan-pertanyaan tajam yang akan dilontarkan oleh para dosen penguji yang biasanya membuat banyak mahasiswa mengalami stress dan tidak lagi mampu menjawab pertanyaan selanjutnya atau bahkan tidak lagi sanggup untuk menjalankan Sistem yang telah dirancang selama ini.

Masih terus membayangkan berbagai alternatif jawaban atas pertanyaan yang mungkin di berikan padaku. sementara itu aku sudah mendekati Tol cibitung, lalu ketika aku mengambil jalan pintas melalui depan PT. Indofarma tiba-tiba lamunanku buyar, mendadak sebuah mobil sedan berbelok untuk masuk ke kantor indofarma, aku tak kuasa menghindarinya, rem sudah ku injak sekuat tenaga namun tetap saja hal itu terjadi, Brakk aku pun menabrak bagian samping mobil itu.

seketika aku melihat ke lampu sen yang memang tidak menyala, sejurus kemudian sang pengemudi membuka jendela dan mulai berteriak, “Wooy Gimana Sich ?@#$@#%”,

aku pun menjawab “Bapak sich gak pasang lampu sen”,

tak kalah garang ia menjawab “Gak Mungkiiin … ” dan sesaat kemudian lampu sen pun mulai berkedip dan akupun langsung terkulai lemas, aku salah.

Tetap aku tegarkan diri meskipun tahu ia tidak menyalakan lampu sen sampai ketika aku menabraknya dan berusaha berfikir positif untuk mencari solusi atas kejadian itu sehingga tidak ada pihak yang terlalu di rugikan.

orang itu masih dalam keadaan emosi ketika mulai pembicaraan, sedang aku masih shock dan bicara terbata-bata ketika menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang dilontarkan. Pada prinsipnya aku siap bertanggung jawab atas keadaan yang telah terjadi dan berusaha mengambil hikmah bahwa ini adalah balasan dari keteledoranku dalam berkendara.

kemudian kami menuju ke bengkel Auto2000 untuk menanyakan berapa biaya yang harus dikeluarkan sehingga mobil ini kembali mulus. dalam perjalanan mulailah pembicaraan ringan yang dari situ terlihat bahwa sebenarnya orang ini yang kemudian memperkenalkan diri dengan nama arif Budiman ternyata memanglah orang yang baik, meski sesekali terlihat kekurangan dirinya namun itu manusiawi. sering lupa dan kehilangan fokus, gak cuma dia kok yang begitu, he he he…
Dengan perlahan ia menceritakan kehidupannya, seru juga dan pantaslah kalau ia sekarang menempati posisinya saat ini di bagian Perencanaan Indofarma. akhirnya kami saling bertukar cerita dan tanpa terasa sampailah ke Auto2000 yang ternyata ada di bekasi timur.

aku tidak begitu khawatir dengan biaya yang harus aku tanggung karena aku yakin peristiwa ini sudah direncanakan sebelumnya oleh Sang Maha Pemilik Rencana yang tidak pernah salah dalam berencana dan tidak ada kejadian yang tidak bermakna dalam rencana-Nya.

Benar juga dugaanku, Pak Arif ini memang orang yang Arif dan budiman. Ia mencoba mencari alternatif dengan melakukan klaim asuransi atas kejadian itu. dan akhirnya biaya perbaikan yang mencapai -/+ 2.500.000 rupiah itu bisa di cover oleh asuransi dan aku hanya dikenakan biaya klaim asuransi sebesar 100 rb.

Tetapi sebagai orang yang bertanggung jawab, aku berusaha meminta maaf kepada pak arif dengan menanggung juga klaim perbaikan bemper mobilnya yang penyok akibat kejadian yang lain. jadi total biaya yang harus aku keluarkan adalah sebesar 200 rb rupiah.

suatu harga yang pantas dibayar untuk sebuah lamunan.

Terima Kasih Ya ALLAH, engkau sapa hariku ini dengan senyum-Mu yang membasuh hati ini sehingga selalu ingat kepada-Mu.

Terima kasih juga, karena dengan kejadian ini aku bisa mengenal hamba-Mu yang bernama Arif Budiman, semoga ia dan keluarga selalu dalam lindungan Kasih dan Sayang Mu.

Subhanallah walhamdulillah walaailaahaillallaah ALLAHU AKBAR.

Advertisements

4 Responses to “Mahalnya sebuah lamunan”

  1. Ane denger kabr mengenai ini dr Uswan cuma blom sempet confirm ke nte .. Alhamdulillah nte gpp, InsyaAllah kejadian ini bisa membawa hikmah..amin

  2. Amien,
    mudah-mudahan ini jadi pelajaran bagi yang mbaca tulisan ane supaya gak pade nglamun selagi mengendarai motor.

    apalagi ngelamunin akwat tetangga sebelah yang subhanallah .. πŸ˜€
    ayo dien,kapan mo di lamar tuh akhwat.

  3. Ternyata semua yang tlah terjadi telah di aturnya

  4. Ternyata semua yang tlah terjadi telah di aturnya, n cekarang aq memandang sebuah musibah dengan pikiran positif πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: